Bootloader merupakan program yang mempunyai fungsi utama untuk menempatkan kernel suatu sistem operasi ke dalam memori komputer.
Terdapat dua bootloader yang paling banyak digunakan di Linux :
- LILO (LInux LOader) adalah Boot Loader yang terdapat pada sistem operasi GNU/Linux Red Hat dan turunannya. Biasanya, LILO sering di-set sesuai kebutuhan penggunanya. Banyak menu konfigurasi yang disediakan oleh LILO, dan LILO-pun dapat di-install dan di-uninstall.
- GRUB (GRand Unified Boot loader) adalah Boot Loader yang disediakan oleh GNU dan merupakan proyek dari GNU. GRUB banyak digunakan pada berbagai macam distro GNU/Linux. Karena GRUB banyak digunakan oleh berbagai macam distro GNU/Linux, maka perkembangan GRUB-pun menjadi pesat. Saat ini, terdapat versi ke-2 GRUB, yaitu GRUB2 yang sudah ada pada GNU/Linux Ubuntu 10.10.
Cara Mengubah Background GRUB Dengan Gambar
Splashimage grub adalah gambar background pada menu grub. Tentunya dengan gambar ini menu grub akan menjadi lebih menarik. Untuk beberapa distro Linux splashimage ini sudah ada dari pembuat distronya, namun terkadang beberapa distro hanya membiarkan hitam saja menu tersebut. Dengan membuat splashimage selain sedikit mengganti suasana tetapi juga kepuasan dalam selera kita masing-masing.
Langkah-langkahnya :
1. Buka gambar anda dengan gimp.2. Ubah resolusi gambar anda menjadi 640×480 dengan cara :
Klik kanan pada gambar, pilih image -> Scale Image
Tuliskan resolusi baru gambar anda, saya sarankan apabila resolusi gambar anda tidak 4:3 anda pilih bagian yang lebih pendek dan sesuaikan dengan resolusi 640×480. Misalkan image anda resolusinya 1190×791 maka apabila dikecilkan jadi 640×425, karena vertikal lebih pendek maka yang disesuaikan adalah yang vertikal menjadi 722×480. Kemudian panjang horizontal sisanya bisa di crop.
3. Ubah gambar anda menjadi 14 color dengan cara :
- Klik kanan pilih Image -> Mode -> Indexed
- Pada Maximum Number of Colors diisi 14
4. Save gambar anda dalam format .xpm
5. Kompres gambar anda tadi dengan gzip, maka gambar akan berextention .xpm.gz gunakan perintah :
-
gzip gambar.xpm
6. setelah itu masuk ke root dengan mengetikkan perintah:
- su
7. masuk ke mode vi pada menu.lst di direktori /boot/grub/ dengan mengetikkan perintah:
- vi /boot/grub/menu.lst
9. Kemudian restart komputer anda dengan menggunakan perintah "reboot" atau "init 6" (tanpa tanda kutip) dan lihat hasilnya.
Berikut saya lampirkan video hasil mengubah background pada bootloader:
https://www.youtube.com/watch?v=ZVmIlpnBQqw
Cara Memberikan Password Pada Grub
Ada beberapa tata cara peletakkan password dan efek dari peletakkan tersebut berbeda. Berikut ini adalah tata cara peletakkan password, yaitu :
1. Memberi Password pada Grub (Diletakkan Sebelum atau di Atas Title)
Peletakkan ini akan menyebabkan menu tidak dapat diubah pada waktu grub ditampilkan. Apabila ingin mengubah menu dengan menekan “e” atau “c” maka pengguna harus menekan tombol “p” terlebih dahulu dan memasukkan password. Tetapi apabila kita ingin booting maka tidak ada masalah, grub tidak akan meminta password.
Urut-urutannya yakni :
- Terlebih dahulu log in sebagai super user
- Ketikkan #vi /boot/grub/menu.lst
Konfigurasi GrubBerikut adalah konfigurasi yang ada di dalam grub. File konfigurasi yang digunakan bisa di /etc/grub.conf atau /boot/grub/menu.lst :# Pilihan dari operating system yang dipilih pertama kali, dimulai dari angka 0, dan ketika melebihi dari yang akhir maka akan kembali lagi ke awal
default=0# Lama dari suatu grub mulai melakukan booting dengan satuan dengan detik
timeout=10# Konfigurasi yang membuat pilihan pada grub menjadi tidak terlihat dan hanya menuju ke OS yang dipilih sebagai default
hiddenmenu# Konfigurasi dari warna yang digunakan untuk background dan tulisan pada menu grub
color cyan/blue white/blue# Pada title berisi nama dari OS yang akan dipilih untuk hal ini anda dapat menulis terserah anda
title CentOS06# Pada bagian ini menunjukkan partisi letak dari partisi /boot dimulai dari 0, sehingga hd0,1 berarti pada harddisk pertama di partisi ke 2
root (hd0,1)# Pada bagian menunjukkan lokasi dari kernel linux, yaitu /boot/vmlinuz-2.6.17-10-generic sedangkan root=/dev/hda7 menunjukkan lokasi partisi root file system, ro menunjukkan bahwa partisi dibuat dalam keadaan read only
kernel /boot/vmlinuz-2.6.17-10-generic root=/dev/hda7 ro quiet splash# ini adalah image dari
initrd /boot/initrd.img-2.6.17-10-generic# Ini adalah pengaturan Grub untuk Windows, karena boot loader windows diletakkan pada Master Boot Record maka diarahkan ke partisi pertama harddisk pertama (hd0,0).
title Windows
root (hd0,0)
chainloader +1
- Berikutnya, ketikkan password sebelum title CentOS
- Sekarang coba anda reboot komputer anda dan lihat hasilnya.
- Pengguna harus menekan tombol ‘p’ terlebih dahulu dan memasukkan password .
2. Memberi Password pada Grub (Diletakkan Sesudah atau di Bawah Title)
Efek dari pemberian password dengan cara ini ketika anda memilih OS dari “CentOS” maka akan diminta password agar anda dapat boot ke partisi ini.
Cara-caranya, yakni :
- Pengguna terlebih dahulu log in sebagai super user,
- Kemudian ketikkan #vi /boot/grub/menu.lst
- Ketikkan password setelah title CentOS
- Sekarang coba anda reboot komputer anda dan lihat hasilnya.
- Komputer akan meminta password setelah anda memilih CentOS.

3. Memberi Password pada Grub (Diletakkan di luar tetapi memberikan ditambahkan kata “lock” di bawah Title)
Efek dari cara ini akan menyebabkan hal yang sama seperti no. 1 tetapi ketika anda memilih OS “CentOS” anda tidak akan bisa booting dan anda akan diarahkan ke menu awal dari grub. Baru akan bisa booting apabila anda memasukkan password pada menu awal dengan menekan tombol “p”.
- Tambahkan password sebelum title CentOS, dan tambahkan tulisan lock sesudah title
- Kemudian, reboot komputer
4. Memberi Password pada Grub (Diletakkan sebelum dan sesudah bagian title)
Efek dari cara ini akan menyebabkan hal yang sama seperti no. 1 dan no.2 dan kelebihan dengan cara ini antara password menu dan password dari OS berbeda.
5. Mengenskripsi Password
Enkripsi adalah suatu cara untuk mengamankan suatu informasi dengan mengacak isi informasi di dalamnya. Dalam hal ini informasinya adalah password. Dan enkripsi digunakan untuk melindungi password dari user yang bisa membaca isi dari file konfigurasi grub anda. Untuk mengenkripsi password pada grub anda dapat menggunakan sistem autentifikasi dengan md5, caranya :
- Ketikan perintah :
# grub-md5-crypt
Maka anda diminta menuliskan sebuah password, anda masukkan,maka akan muncul hasil dari password yang anda tulis tetapi dalam bentuk terenkripsi.
Sebagai contoh saya berikan password = “katarahasia”, maka hasilnya :
- Kemudian buka file konfigurasi grub di /boot/grub/menu.lst dan ganti password yang belum terenkripsi dengan hasil enkripsi sebelumnya
- Sekarang anda bisa restart komputer anda.
Resume Mata Kuliah PLJ-1 Minggu Kesebelas (22 November 2018)
4/
5
Oleh
Muhammad Ilham











