Linux Mint [Sistem Operasi]

Linux Mint adalah sistem operasi berbasis Linux untuk PC. Inti dari LinuxMint adalah Ubuntu, sehingga aplikasi yang dapat berjalan di Ubuntu, juga bisa berjalan pada LinuxMint. Walaupun inti dari LinuxMint adalah Ubuntu, LinuxMint hadir dengan tampilan yang berbeda dengan Ubuntu.
Salah satu hal penting yang membuat Linux Mint unggul adalah adanya banyak codec, driver,source, dan program yang tadinya tidak disertakan di dalam Ubuntu karena adanya batasan lisensi di beberapa negara. Linux Mint mempunyai semua codec, driver, source, dan program tersebut.


System requirements:

  • 512MB RAM (1GB recommended for a comfortable usage).
  • 9GB of disk space (20GB recommended).
  • Graphics card capable of 800×600 resolution (1024×768 recommended).
  • DVD drive or USB port.
Perbandingan Dengan UBUNTU
  • LinuxMint memiliki menu start yang berbeda dengan Ubuntu. Dilengkapi dengan pencarian dan aplikasi favorit.
  • Pada edisi Main, LinuxMint sudah terintegrasi dengan codec multimedia yang umum digunakan. Sehingga pengguna dapat langsung memainkan file mp3.
  • Sudah terintegrasi dengan Java Runtime.
  • Tampilan boot yang lebih baik dengan menggunakan gfxboot.
 Pilih Linux Mint Atau Ubuntu ?
Dilihat dari berbagai standar perbandingan, linux mint maupun linux ubuntu memiliki kelebihan dan kekurangannya yang menunjukkan fleksibilitas masing-masing sistem operasi linux. Berikut ini adalah 7 perbedaan linux mint dan ubuntu dilihat dari berbagai standar :

 

 
ANALISA DARI SISTEM OPERASI LINUX MINT
 
Analisa dari percobaan 1 hingga percobaan ke-4: 
 
PERCOBAAN 1: FILE DESCRIPTOR
1. Output ke layar (standar output), input dari system (kernel)
$ ps
Analisa: Perintah ini menampilkan input yang dilakukan oleh system (kernel)
2. Output ke layar (standar output), input dari keybord (standar input)
$ cat 
Analisa: perintah ini menampilkan input yang dilakukan secara manual dari keyboard, untuk keluar dari system perintah, tekan ^d (ctrl+d)
3. Input dari keyboard, output ke alamat internet
$ mail [alamat internet]
Subject:
Cc:
[teks]
Analisa: perintah iniakan menampilkan input yang dilakukan dari keyboard dengan metode standar input ke dalam halaman alamat internet
4. Input nama direktori, output tidak ada (membuat direktori baru). Bila terjadi error, tampilan error berda di layar (standar error)
$ mkdir
Analisa: perintah ini hanya akan diinput dari keyboard, namun tidak menampilkan output yang ditimbulkan, tetapi jika error, maka output standar error akan muncul
Hasil Percobaan 1:

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI PRAKTIKUM 2 (Command Line Interface di Linux Mint)
PERCOBAAN 2: PEMBELOKAN (DIRECTION)
1. PEMBELOKAN STANDART OUTPUT
$ cat 1> (nama file.txt)
[Text]
Analisa: perintah ini akan menampilkan input yang ada ke dalam output berupa file dengan format .txt, teks yang diinputkan akan masuk dan disimpan ke dalam file .txt tersebut.
2. Pembelokan standar input, yaitu  input dibelokkan dari keyboard menjadi dari file
$ cat 0< [nama file]atau $ cat [nama file]
Analisa: perintah ini akan menampilkan input/teks yang seharusnya dari keyboard menjadi input dari keyboard yang sudah masuk/disimpan di dalam file
3. Pembelokan standar error untuk disimpan di file
$ [perintah yang menimbulkan error] 2> [nama file]
$ cat [nama file
Analisa: perintah ini akan membelokkan pesan error (standar error) menjadi input teks ke dalam file, perintah yang bisa digunakan adalah “2>”. Input berupa pesan error yang disimpan dapat ditampilkan dengan menggunakan perintah $ cat
4. Notasi 2>&1: pembelokan standar error2> adalah identic dengan file descriptor 1
Analisa: perintah ini akan membelokkan standar error dengan menggunakan notasi 2>&1 ke dalam file yang pada dasarnya identik dengan descriptor
5. Notasi 1>&2(>&2) : pembelokan standar output sama dengan standar error
Analisa: notasi ini akan membelokkan standar output menjadi standar error
6. Notasi >> (append)
Analisa: notasi ini akan menambahkan input baru ke dalm teks dengan membelokkannya dari keyboard langsung ke dalam file tanpa menghapus input yang telah ada sebelumnya
7. Notasi Here Document (<<[tanda bebas]), digunakan untuk menandai  akhir input dari keyboard
Analisa: notasi ini berfungsi mengakhiri input dari keyboard dan langsung menampilkan ketika mengetikkan ketika mengetikkan notasi tersebut
8. Notasi “-“
Analisa: notasi “-“ berfungsi untuk menyisipkan input yang berasal dari keyboard lalu ditampilkan
9. Operator “>” (membelokkan standar output ke file)
Analisa: operator ini berfungsi untuk membelokkan output yang dimasukkan dengan menggunakan command “echo” lalu membelokkan ke dalam file “output”
10. Operator “>>” (Menambahkan output ke file)
Analisa: operator ini menambahkan output berupa “bye” lalu akan disimpan ke dalam file “output” tanpa mengubah isi yang ada di dalam file tersebut
11. Operator “<” (membelokkan standar input)
Analisa: operator ini berguna untuk membelokkan standar input yang ada lalu menampilkan lewat output
12. Pengkombinasian standar input dan standar output
Analisa: Dari percobaan ini, input dan standar bisa kita dapat dengan menggunakan operator <, >, >>







PERCOBAAN 3: PIPA (PIPELINE)
1. $ who : perintah ini digunakan untuk menampilkan user yang sedang aktif
$ who | sort : perintah ini adalah perintah ntuk mengurutkan user yang sedang aktif
$ who | sort –r : merupakan perintah operator pipa yang berfungsi untuk mengurutkan aplikasi yang aktif secara desending
$ who > tmp

$ sort tmp : perintah ini adalah untuk mengurutkan file tmp
$ rm tmp : untuk menampilkan isi dari file tmp dan diurutkan berdasarkan abjad. Tetapi file tmp hilang dari home
$ ls -1 | sort |more : perintah untuk menampilkan semua file atau direktori secara urut
PERCOBAAN 4: FILTER
Ketiklah perintah-perintah berikut ini :
$ w –h | grep <user>
$ grep <user> /etc/passwd
$ ls /etc | wc : perintah untuk menampilkan jumlah baris, kata dan byte setiap file pada direktori / etc
$ ls /etc | wc -1
$ cat > kelas 1.txt : perintah ini adalah perintah untuk menampilkan file kelas1.txt serta perintah untuk memanggil data yang ada di kelas 1.
Badu
Zulkifli
Yudi
Ade
    [ctrl-d]
    $ cat kelas2.txt: perintah ini merupakan perintah untuk memanggil data yang ada didalam kelas 2.txt
Budi
Gama
Asep
Muchlis
  [Ctrl-d]
  $ cat kelas1.txt kelas2.txt | sort
  $ cat kelas1.txt kelas2.txt > kelas.txt
  $ cat kelas.txt | sort | uniq
   

LATIHAN : 
1. Dengan menggunakan perintah $ ls, kita bisa melihat daftar direktori yang sedang aktif, dan dengan menggunakan notasi “>”, output dari perintah $ ls dibelokkan ke dalam file bernama “baru”, untuk menampilkan isi filenya kita dapat menggunakan perintah “cat (nama file) dalam percobaan ini kita gunakan perintah “cat baru”

2. Dengan menggunakan perintah $ ls /etc/passwd output akan ditampilkan, lalu dengan menambah notasi “>>” ke file baru maka outputnya akan dibelokkan kedalam file tetapi tidak manghapus file sebelumnya. Lalu untuk menampilkannya, belokkanlah standar input dengan perintah “$ cat”
3. Dengan menggunakan perintah “$ cat”, input dibelokkan lalu dengan menambah pipe, proses mengurutkan berdasarkan alfabetis akan dilaksanakan lalu dibelokkan inputnya menjadi output seperti gambar dibawah ini
4. Setelah membelokkan input pada soal nomor 3 maka di soal nomor 4 ini kita tinggal membelokkan output yang ada dengan menggunakan notasi “>” ke dalam file bernama urut.baru, jangan lupa sertakan pipe agar pross pengurutan juga terjadi.
5. Dengan menggunakan perintah “mkdir(nama_direktori)” kita bisa membuat direktori dengan judul: latian 2, setelah membuatnya sebanyak 2 kali standar errorpun muncul. Untuk membelokkannya ke dalam file “rmdirerror.txt” gunakanlah notasi “2>” setelah perintah membuat direktori lalu dilanjutkan dengan notasi tersebut ke nama file yang diinginkan.
6. Setelah menginisialkan simbol “@@@” sebagai notasi “here” lalu menambahkan pipe untuk melanjutkan ke proses mengurutkan. Kita hanya perlu memasukkan nama daerah lalu mengakhirinya dengan simbol notasi “here” yang telah dibuat di saat awal, maka tampilan akan menjadi urut
7. Dengan menggunakan perintah $ cat baru.urut input dibelokkan, lalu dengan tambahan filter wc, jumlah baris, kata, dan karakter akan terlihat. Dengan membelokkan output dari file yang telah difilter, data akan ditambahkan ke file baru
8. Perintah “grep” berfungsi untuk mencari data yang kita inginkan, alam hal ini “grep dog” yaitu mencar kata yang memiliki unsur “dog”. Dengan menambahkan pipe “grep” lainya dengan argumen –v “cat” maka akan dicari kata”dog” yang berlainan/tidak berhubungan dengan kata “cat”

Kesimpulan :
Kesimpulan dari laporan ini adalah system proses, input, dan output yang terjadi pada linux dapat dirinci dengan mudah menggunakan kata perintah yang bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan kita


ARSITEKTUR DARI SISTEM OPERASI LINUX MINT

Dekstop
-bagian dekstop linux mint cinnamon seperti dekstop pada versi linux lain nya.
Kita dapat menggatur nya dengan membuka menu “Dekstop Setting” dengan cara:
mengklik "Menu" (di pojok bawah kiri layar Anda), lalu pilih
"System Settings" dan klik pada "Desktop".



Menu
Linux Mint hadir dengan menu default Cinnamon.
Untuk membuka menu klik "Menu" tombol di bagian sudut kiri bawah layar, menu dalam linux mint hampir sama/mirip dengan tampilan menu pada windows & cukup mudah untuk di mengerti.
Di dalam linux mint sendiri juga sudah terinstall beberapa aplikasi misalnya Mozilla Firefox, LibreOffice, VLC, dll.


 Software Manager
Pada linux mint terdapat aplikasi software manager yang berfungsi/berguna untuk mendownload sebuah aplikasi yang anda butuhkan, untuk mengakses aplikasi ini anda memerlukan password linux yang anda gunakan.

 System setting (control center)
“Control Center” Cinnamon Control Center. Aplikasi ini memungkinkan Anda mengatur
setiap aspek dari desktop Cinnamon dan komputer secara umum. Kita akan membahas setiap item dalam Control Center di lain waktu.

 Terminal
aplikasi bernama “Terminal” yang memungkinkan Anda untuk
memasukkan perintah secara langsung menggunakan keyboard. Jika Anda terbiasa menggunakan Microsoft Windows Anda mungkin berfikir cara ini ketinggalan zaman, karena dalam Windows baris perintah tidak banyak mengalami kemajuan semenjak “DOS prompt” dan jauh tersembunyi dalam menu accessories. Salah satu yang membedakan sistem Linux dari sistem Windows adalah bahwa terminal amatlah penting dalam Linux, dimana ia seringkali digunakan sebagai cara untuk mendapatkan kendali secara langsung terhadap sebuah komputer. Kita mungkin sepakat bahwa Terminal bukanlah aplikasi yang paling memikat secara tampilan yang terdapat dalam Linux Mint, namun patut diketahui ia merupakan aplikasi yang paling bertenaga, dan sekali dipelajari sebenarnya ia tidak begitu sulit untuk digunakan.


Menu “Applications”
DVD Linux Mint adalah termampatkan dan sebenarnya mengandung sekitar 3GB data. Aplikasi yang disertakan secara default ketika Anda menginstall Linux Mint disebut sebagai bagian dari “Default Software Selection”.

Semenjak salah satu dari tujuan Linux Mint adalah demi kemudahan penggunaan dan agar dapat langsung digunakan, sekumpulan perangkat lunak turut disertakan secara default dengan maksud agar Anda dapat langsung menggunakannya untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan Anda yang penting dan yang bersifat umum.

Pada bagian kanan dari menu, Anda dapat melihat semua aplikasi yang terpasang. Mereka di susundalam kategori. Kategori pertama disebut “All” dan, sebagaimana yang mungkin Anda kira, kategori ini menampilkan sebuah daftar dari semua aplikasi yang terpasang.

Dua kategori terakhir, “Preferences” dan “Administration”, menampilkan perkakas dan aplikasi yang disediakan untuk mengatur dan menata Linux Mint. Kita akan membahas aplikasi tersebut nanti, dimana mereka juga terdapat dalam “Control Center”.

5 kategori pada bagian tengah menyediakan sebagian besar dari aplikasi yang akan Anda gunakan sehari-hari. Jika Anda menginstal perangkat lunak baru, kategori baru pun akan muncul.
            
 Dalam “Accessories”, Anda dapat menemukan perangkat lunak berikut:

 Dalam “Graphics” Anda dapat menemukan perangkat lunak berikut:

 Dalam "Internet" Anda dapat menemukan perangkat lunak berikut:

 Dalam “Office” Anda dapat menemukan perangkat lunak berikut:

 Dalam "Sound & Video" Anda dapat menemukan perangkat lunak berikut:
 

  
Kolom “Search”
Jika Anda tidak dapat mengingat bagaimana menemukan aplikasi tertentu dalam menu atau Anda ingin mendapatkan akses yang lebih cepat Anda dapat menggunakan fitur pencarian. Cukup klik pada “Menu” di sudut kiri bawah layar Anda dan ketikkan nama atau uraian dari aplikasi yang Anda cari.

Seiring Anda mengetik, hanya aplikasi yang sesuai pencarian yang akan tetap tampak dalam menu.

Jika pencarian Anda tidak menghasilkan apa-apa, menu akan menyediakan “suggestions” yang
berkaitan dengan kata kunci yang Anda ketikkan. Misalnya, jika Anda mengetik “opera” dan jika Opera web browser tidak terinstal dalam sistem, menu akan menunjukkan sebuah tombol untuk menginstalnya, atau untuk mencari portal perangkat lunak atau repositori untuk hal ini.


Tentukan aplikasi favorit Anda
Anda tentunya menggunakan beberapa aplikasi lebih sering daripada yang lainnya, jadi Anda segera menyadari bahwa Anda menginginkan akses yang cepat untuk aplikasi yang sering Anda gunakan. Menu memungkinkan Anda menentukan aplikasi “favorite” dan menyimpan mereka dalam sebuah menu istimewa demi kemudahan akses.

Klik kanan pada aplikasi pilihan Anda dengan menu dan pilih “Show in my favorites”. Anda dapat juga melakukan drag & drop sebuah aplikasi pada tombol “Favorites” yang terletak di sudut kanan atas menu.

Klik pada tombol “Favorites” di sudut kanan atas menu dan Anda mestinya dapat melihat aplikasi favorit Anda (klik lagi tombol untuk kembali lagi ke daftar aplikasi lengkap). Perhatikan bahwa sejak Linux Mint 7, menu favorit secara otomatis dihuni oleh beberapa aplikasi yang paling sering di akses.

Ketika bagian favorit dari menu adalah aktif, Anda dapat menata ulang aplikasi.
Menyeret (drag) dan menjatuhkan (drop) memungkinkan Anda untuk mengubah urutannya, sementaramenu klik kanan memungkinkan Anda menyisipkan ruang dan pemisah, dan juga membuang item (termasung ruang dan pemisah) dari menu.

Buat tautan sendiri
Jika Anda tidak menyukai gagasan memiliki aplikasi “Favorite”, Anda dapat menggunakan panel atau desktop untuk mencapai hasil yang sama, (misalnya, memberi Anda akses cepat terhadap aplikasi). Cukup dengan drag & drop aplikasi pilihan Anda dari menu ke panel atau ke desktop.


Mengubah tampilan menu
Anda dapat menyesuaikan menu dalam banyak cara. Klik kanan pada “Menu” dan pilih “Configure”.
Di sini, Anda dapat memodifikasi beberapa aspek dari Menu Cinnamon.




 
PERFORMANCE DARI SISTEM OPERASI LINUX MINT

Performa Linux mint pada Virtual Box

Ketika sistem operasi memasuki dekstop linux mint terasa agak berat mungkin karena menggunaka mesin Virtual.

Dari gambar di atas dapat di lihat penggunaan cpu 100%, memory ram 330.2MB (44,5%), memory swap 86,6MB (11,3%). Tapi walaupun penggunaan cpu yang besar aplikasi yang di jalankan tidak mengalami hambatan/terjadi Crash & tetap responsif.






Ketika menjalankan sebuah aplikasi penggunaan memory meningkat menjadi 444,8MB (60,0%) swap meningkat menjadi 100,7MB (13,2%) sedangkan penggunaan cpu tetap 100%.


Ketika menjalankan sebuah aplikasi penggunaan memory meningkat menjadi 444,8MB (60,0%) swap meningkat menjadi 100,7MB (13,2%) sedangkan penggunaan cpu tetap 100%.



Ketika menjalankan 3 aplikasi cukup mengejutkan  penggunaan memory menurun menjadi 488,9MB (65,9%) namun swap meningkat menjadi 127,1MB (16,6%) sedangkan penggunaan cpu tetap 100%.


kesimpulan : 
Performa CPU dan Memory yang digunakan sangat berpengaruh pada kinerja Aplikasi yang akan kita jalankan, jika CPU dan Memory yang tersedia melebihi batas penggunaan Aplikasi yang kita jalankan akan mengakibatkan Komputer/Laptop berjalan lambat, Cara mengatasinya yaitu pada virtual memory yang kita buat jika kiranya kita akan menggunakan banyak aplikasi pada saat menggunakan Linux diVirtualBox maka perbesarlah virtual memory yang akan kita pakai.

Sedangkan Storage tidak mempengaruhi performa karena Storage sifatnya penyimpanan permanen untuk file ataupun folder yang akan disimpan bukan untuk aplikasi yang dijalankan.


PERKEMBANGAN DARI SISTEM OPERASI LINUX MINT
Perusahaan dan pengguna perorangan yang menggunakan sistem operasi Linux Mint bertindak sebagai donatur, sponsor, dan mitra distribusi ini. Linux Mint bergantung pada umpan balik pengguna untuk membuat berbagai keputusan dan mengarahkan pengembangannya. Blog resminya seringkali memuat diskusi di mana para pengguna diminta untuk menyuarakan pendapat mereka tentang fitur-fitur terbaru atau keputusan yang diterapkan untuk rilis mendatang. Semua gagaasan dapat disampaikan, dikomentari dan dinilai oleh para pengguna melalui Situs Komunitas Linux Mint.
Komunitas para pengguna Linux Mint menggunakan Launchpad untuk berpartisipasi dalam penerjemahan sistem operasi ini dan pelaporan bug. Pengembangan yang paling asing dilakukan dengan Python dan diorganisir secara daring pada GitHub, sehingga mudah bagi para pengembang untuk menyediakan tambalan, menerapkan fitur-fitur tambahan atau bahkan melakukan pencabangan sub-proyek Linux Mint (sebagai contohnya menu Linux Mint diporta ke Fedora). Dalam setiap rilisnya, beragam fitur ditambahkan yang mana merupakan hasil pengembangan komunitas tersebut. Pada Linux Mint 9 misalnya, kemampuan untuk menyunting butir menu adalah suatu fitur yang merupakan kontribusi seorang pengguna Linux Mint.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DARI SISTEM OPERASI LINUX MINT
Banyak kelebihan yang bisa Anda dapatkan dari sistem operasi linux mint yang satu ini. selain tampilannya yang anggun nan mewah ini, rupanya masih ada kelebihan lainnya yang bisa Anda dapatkan dengan sangat mudah. Lalu apa sajakah kelebihan-kelebihannya, berikut pemaparannya untuk Anda.
  1. Memiliki banyak sekali pilihan desktop yang bisa Anda pilih sendiri seperti Cinnamon, Mate, KDE, Xfce, dan lain sebagainya;
  2. Memiliki prosedur yang mudah untuk diinstall dengan tampilan grafis untuk instalasi defaultnya;
  3. Memiliki aplikasi bawaan yang lengkap dengan pilihan banyak repository (server tempat sumber aplikasi tersimpan);
  4. Memiliki banyak forum komunitas untuk linux mint;
  5. Kelengkapan software-nya sangat memadai;
  6. Fiturnya sangat update serta upgrade;
  7. Memiliki tampilan yang elegan khususnya pada tipe desktop Cinnamon.
Beberapa kelebihan di atas memang menjadi daya tarik sendiri bagi linux mint untuk digunakan sebagai sistem operasi milik Anda. Tak hanya itu, linux mint juga memiliki tampilan yang hampir serupa dengan windows, hal inilah yang membuat linux mint banyak digemari oleh masyarakat luas. Cara install yang cukup mudah serta tampilannya yang elegan memang menjadi daya tarik utama bagi sistem operasi yang satu ini.
Dari sekian kelebihan yang ada di atas, tentunya linux mint juga memiliki kelemahan sama seperti sistem operasi yang lainnya. Namun, beberapa kelemahan tersebut bukan menjadi masalah yang besar. Berikut ini akan disajikan beberapa kekurangan dari penggunaan linux mint sebagai sistem operasi.
  1. Installasi driver yang cukup rumit bagi para pemula
  2. Beberapa komputer mungkin akan terasa berat jika menggunakan edisi cinnamon
Itulah kekurangan yang dihasilkan dari linux mint yang satu ini. Namun, beberapa kekurangan tersebut masih dapat tertutupi dengan berbagai macam kelebihan lainnya yang mampu menarik perhatian para pengguna komputer ataupun laptop.
Walaupun memiliki sebuah alat elektronik adalah sebuah kebutuhan, namun hal tersebut juga harus didukung dengan menggunakan sebuah sistem operasi yang memiliki kualitas yang tinggi dan juga tampilan yang menarik.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi saya penulis, serta kalian pembaca. Terimakasih.
 
 

Related Posts

Linux Mint [Sistem Operasi]
4/ 5
Oleh