Resume Mata Kuliah PLJ-1 Minggu Kelima (4 Oktober 2018)

1. Softlink dan Hardlink
Hardlink merupakan sebuah file yang dihasilkan dari penggandaan atau cloning file (biasanya menggunakan perintah ln) dimana file ini sama persis dengan sumber penggandanya baik isi content didalamnya hingga nilai dari inode nya pun sama dan memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain (apabila file sumbernya di hapus maka file tersebut tidak bisa lagi di akses).
Sintaks Hardlink : ln(spasi)nama_file(spasi)nama_filehardlink

Softlink merupakan sebuah file yang dihasilkan dari penggandaan / cloning file (biasanya menggunakan perintah ln) dimana file ini sama persis dengan sumber penggandanya sbaik isi content didalamnya hingga nilai dari inode nya pun sama dan memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain. Softlink ini bersifat shortcut, yang berarti pika summer dihapus file mash tetap bisa di akses.

Sintaks Softlink : ln-s(spasi)nama_file(spasi)nama_filesoftlink

2. Hak Akses
Di dalam linux ada 3 macam Hak Akses, yaitu
1. r untuk read (hanya dapat membaca sebuah file/program)
2. w untuk write (dapat mengedit sebuah file/program)
3. x untuk execute (dapat menjalankan sebuah program)
Hak akses ini berguna agar tidak semua orang dapat mengakses atau merubah file yang ada di komputer kita. Selain itu juga untuk membatasi penggunaan software tertentu yang dapat melakukan perubahan pada OS linux.
Untuk user juga di bagi 3, yaitu :
1. Owner, pemilik dari suatu file
2. Group, grup yang berhubungan dengan suatu file
3. Other, merupakan pengguna lain
Untuk melihat hak akses dari suatu file gunakan perintah ls -l pada terminal.
tampilan hak akses pada terminal
keterangan:
d merupakan kode bahwa dia adalah sebuah directory
rwx artinya owner, group, ataupun other dapat read(membaca), write(menulis/mengedit), dan excecute(menjalankan/eksekusi) file tersebut.
jika hak akses pada owner bertuliskan r-w artinya owner sebagai admin hanya bisa read dan excecute, karena di bagian write di tulis strip (-) maka owner tidak dapat write(mengedit) file tersebut begitupun pada Group dan Other.

3. Umask dan Chmod
Umask dan Chmod sama-sama perintah untuk mengubah hak akses.
Umask digunakan until mengatur hak akses file default izin akan digunakan until sequa file selanjutnya selma pembuatan (hak aksesnya dibuat sebelum directory dibuat) sedangkan Chmod hak aksesnya dibuat setelah directory dibuat.

Jika diubah dengan angka umask menggunakan angka '000' yang berarti hak akses aktif semua sedangkan chmod menggunakan angka '777' yang berarti hak aksesnya aktif semua.
contoh mengubah hak akses dengan huruf :

chmod u=rwx,g=rw,o=rx [nama_file]

untuk mengubah has akses user dengan cara :

chmod -x [nama_file] -> u = rw-
chmod +x [nama_file] -> u = rwx
contoh mengubah dengan angka :


 chmod 752 -> rwx r-x -w-                                umask 000 -> rwx rwx rwx


 Link Pretest Ke-4:
https://sttpln-my.sharepoint.com/:b:/g/personal/ilham1731351_sttpln_ac_id/EXprqlOTAnlIoKcnhU-gfGoBVKOiXQBxahRowiIwJzjAQw?e=zEtS1O

Related Posts

Resume Mata Kuliah PLJ-1 Minggu Kelima (4 Oktober 2018)
4/ 5
Oleh